🕋
Panduan Shalat Taubat
Sumber: Hadits riwayat Abu Dawud no. 1521.أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
"Ushalli sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa."
Artinya: Aku niat shalat sunnah Taubat dua rakaat karena Allah Ta'ala.
"Shalat Taubat adalah terapi psikologis paling ampuh. Kita membuang rasa bersalah itu dengan memohon ampunan-Nya agar batin kembali tenteram."
Tata Cara:
- Menyesali perbuatan, berhenti dari dosa, dan berjanji tidak mengulangi.
- Dikerjakan 2 rakaat. Setelah salam, jangan langsung beranjak, perbanyak istighfar (minimal 100 kali) hingga hati merasa lapang.
Contoh Ikhtilaf (Perbedaan Pendapat Ulama)
Bolehkah mengerjakan Shalat Taubat pada "Waktu Terlarang" (seperti setelah Ashar atau setelah Subuh)?
- Madzhab Syafi'i: Boleh dikerjakan kapan saja. Shalat Taubat termasuk shalat Dzatul Sabab (memiliki sebab yang mendahuluinya yaitu perbuatan dosa), sehingga pengecualian dari larangan.
- Madzhab Hanafi & Maliki: Tidak boleh. Menunggu hingga waktu terlarang tersebut habis (misal menunggu hingga matahari terbenam atau terbit dengan sempurna).