🕋
Panduan Shalat Istikharah
Sumber: Hadits Jabir bin Abdullah (HR. Bukhari no. 1162).أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
"Ushalli sunnatal istikhaarati rak'ataini lillaahi ta'aalaa."
Artinya: Aku niat shalat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah Ta'ala.
"Istikharah adalah puncak penyerahan diri. Kita sudah lelah berikhtiar membedah pilihan dengan akal budi, maka keputusan akhir kita pasrahkan kepada Sang Maha Tahu (Amor Fati)."
Tata Cara:
- Kosongkan hati dari kecenderungan, netralkan pilihan.
- Dikerjakan 2 rakaat. Dianjurkan rakaat pertama membaca Al-Kafirun, kedua Al-Ikhlas.
- Membaca Doa Istikharah dengan menyebutkan urusannya secara spesifik.
Contoh Ikhtilaf (Perbedaan Pendapat Ulama)
Kapan waktu yang tepat membaca Doa Istikharah?
- Mayoritas Ulama (Jumhur): Dibaca setelah salam. Sesuai redaksi hadits "Fal-yarka' rak'ataini... tsumma liyyaqul" (Maka shalatlah dua rakaat... kemudian ucapkanlah doa).
- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah: Boleh dibaca sebelum salam (setelah Tasyahud Akhir) maupun sesudah salam. Karena sebelum salam adalah waktu terbaik di mana seorang hamba sedang bermunajat di hadapan Allah.